Batang, 21 Januari 2026 — Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah melalui Tim Rehabilitasi dan Rekonstruksi secara resmi memberangkatkan 10 anggota relawan untuk merespons bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra Utara.
Pelepasan tim dilakukan setelah rangkaian koordinasi dan pembekalan di Kantor Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Batang. Dari total 10 personel yang diberangkatkan, tiga di antaranya berasal dari Kabupaten Batang, yaitu Amirul Amin Abrori, Asori, dan Lukman Hidayat.

Tim Rehabilitasi dan Rekonstruksi PWM Jawa Tengah dijadwalkan menjalankan misi kemanusiaan selama satu bulan penuh, terhitung mulai 21 Januari 2026 hingga 21 Februari 2026. Selama masa penugasan, tim akan fokus pada pendampingan pemulihan pascabencana, meliputi asesmen kerusakan, dukungan rehabilitasi fasilitas terdampak, serta penguatan koordinasi dengan relawan dan pihak setempat.
Keberangkatan ini merupakan bagian dari komitmen Muhammadiyah dalam gerakan kemanusiaan dan kebencanaan, khususnya melalui respons cepat dan terorganisir di wilayah terdampak. Diharapkan kehadiran tim dapat membantu percepatan pemulihan masyarakat serta meringankan beban para korban banjir dan longsor di Sumatra Utara.
Bapak Harto Setiyono selaku ketua PDM Batang juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendoakan keselamatan para relawan serta mendukung upaya kemanusiaan yang sedang dijalankan.

